Berharap
Hai hai hai sahabat bloggers!
Cerita apa aku pada hari ya?
Pikiranku buntu.
Dalam dunia maya yang ku lihat adalah status-status anak alayers, haha.
Dalam dunia nyata yang ku lihat adalah berbagai jenis jajanan dan perlengkapan lainnya yang dijual.
Yaa, sebenarnya aku kurang suka. Lebih baik aku kerja berat dibandingkan me-waiting. Tapi sesekali, sekalian belajar hitung cepat, hehe.
Tak lama kemudian, aku membuka facebookku. Btw, aku berlanggangan di Meme Comic Indonesia, aku senang banget bacanya.
Misalnya nih,
"Prioritas? Haha, Engga!
Aku seseorang yang kamu datangi disaat kamu bosan aja."
Aku tertawa dengarnya, sekaligus...
Sedih, hehe.
Alay banget sih rul!!!
Itu hinaan ya?
Gapapa dah makanan sehari-hari.
Atau aku yang salah mengartikannya?
Yaudah, ibarat motivasi dalam hidupku, 💪. Syukurlah kalau ada, hitung-hitung siapa lagi yang memotivasi.
Prioritas
(Mirip iklan operator XL, haha)
Pernah ada seseorang yang bilang samaku, bahwa tidak ada orang yang benar-benar sibuk di dunia ini, kecuali...
Prioritas
Prioritas adalah sesuatu yang didahulukan daripada yang lain.
Aku rasa itu benar?
Apakah kamu jadi prioritasnya atau tidak?
Jika itu memang penting buatnya, bagaimanapun caranya maka dia akan berusaha.
Maka kamu dapat menyimpulkan sendiri bagaimana kehadiran dirimu dalam hidupnya.
Hanya soal prioritas kok, 😂.
Lelah memang menjadikan seseorang pada urutan prioritas tingkat atas.
Sedangkan dia?
Hanya memasukkan kamu dideretan paling akhir prioritasnya. Bahkan tidak dianggap.
Mungkin dia akan merasa kosong, saat dia sudah dihapus dari daftar prioritasmu.
Barulah dia sadar, ternyata sudah terlambat..
Tapi tidak bisa terus seperti itu.
Seseorang yang begitu menyayangi orang lain akan rela berjuang demi apa yang menurutnya layak diperjuangkan walaupun itu berjuang sendirian.
Sebab apa yang diperjuangkan tidak merasa bahwa sedang diperjuangkan.
Ada kata terlambat, terlambat sudah.
Kalau ditanya, apakah kamu marah?
Sudah pasti iya.
Kecewa?
Jelas.
Lelah?
Pasti.
Hanya ada satu alasan yang kuat yaitu “kepercayaan”, yang menjadi penyemangat dan kekuatan untuk tetap bertahan.
Namun, hal itu bisa terjadi jika tidak diprioritaskan akan menjadi suatu masalah.
Masalah hilangnya titik demi titik kepercayaan yang menjadi akar permasalahan.
Dan buat kamu. Jika memang nanti dia hapus dirimu dari daftar prioritasnya, setidaknya dunia tahu bahwa aku pernah berjuang.
Aku akan kehilangan dirimu.
Tapi sadarkah kamu? Itu juga berarti kamu telah kehilangan diriku.
Miskomunikasi?
Aku tidak tau.
Yang aku tau adalah semua berjalan berlalu.
😪😪
Apakah aku salah?
Tidak.
Hanya saja kamu adalah orang yang didatangi disaat dia bosan aja.
Kamu pantas mendapatkannya.
Terima kasih sudah membaca. Jangan lupa di like, comment, share, and subscribe.
Senin, 24 Desember 2018
Pangkalan Brandan, Sumatera Utara
Mhd. Khairul
Aku merasa tesinder:v
BalasHapusKena kali ke aku
Emank:v
HapusOoo itu ditujukan ke aku gitu ya?:v
BalasHapusSikit, wkwk.
Hapus